"Pandangan mata seorang wanita lebih tajam dan merbahaya daripada tembusan panah yang berbisa. Oleh itu awasilah selalu agar jangan terkena panahan matanya..."
Aduhai wanita sungguh mahal pandangan mu di mata lelaki, tapi kenapa masih ada lagi yang tidak menyedari? Dirimu terlalu agung di mata lelaki dan terlalu mulia di sisi pencipta mu; namun itu semua hanya jika kau tahu mengagungkan dan memuliakan diri mu sendiri. Menjadi wanita adalah satu anugerah yang tepaling indah. Seharum mana pun wangian kasturi tidak mampu menandingi wangian budi pekertimu, lembutnya gumpalan kapas masih tewas dek kelembutan tingkah mu, halusnya butiran pasir yang menjadi peneman setia si pantai masih tidak dapat menandingi halusnya tuturmu.
Duhai wanita sebenarnya, maruah diri yang kau galas lebih berat daripada bongkah bongkah batu yang besar, kau menepis dengan penuh sabar tiap godaan nafsu dunia yang datang bertubi tubi hingga hampir mengheretmu ke kancah yang penuh onar. Percayalah wanita, akan ada bahagia diakhir kesengsaraanmu asal saja kesabaran menjadi bentengmu.
Wanita ku, terima saja makian yang bederu deru ibarat halilintar yang singgah di cupingmu, terima saja itu dengan senyuman dan ambil saja sebagai halwa telinga yang mengajarkan mu erti kesabaran. Itu sebenarnya dendangan sumbang dari bibir bibir sumbing yang ingin melihat mu sungkur. Percayalah akan ada berita manis yang singgah dicupingmu suatu masa nanti asal saja gunung kesabaranmu tidak pernah kau tarah.
Saudara wanitaku, iman mu adalah perisai, agamamu adalah landasanmu disetiap langkah yang kau atur. Jangan sesekali kau biarkan anasir songsang memperkotak katikan iman mu apatah lagi agama yang kau kandung hanya kerana nikmat duniawi semata mata, jangan kau gadaikan maruahmu yang tidak ada galang gantinya hanya kerana mengejar sesuatu yang tidak mungkin bisa kau kendong. Andai kata kau tersungkur, segeralah bangkit dan sekiranya kau tersasar jauh dari landasan hidupmu atur kembali langkahmu bersama titipan iman dan mulakan dengan langkah yang baru. Sedangkan sang jentayu yang kepatahan sayapnya masih bisa hidup bertongkat paruh apatah lagi kau yang dianugerahkan akal fikiran. Jangan bersedih wahai wanita andai apa yang kau ingini tidak kau beroleh di dunia, syurga itu sentiasa menanti mu. Bulatnya iman dan takwa sumaiyah ketika di hunuskan tombak ditubuhnya, demikian jugalah bulat iman mu harus kepada pencipta mu.
Peganglah kata kata ini, "kau sebenarnya tidak akan tersasar seandainya keimananmu kau jadikan sebagai tunjang dalam kehidupan".
Wanita, biar tawadukmu lebih menggungung daripada kejelitaanmu, biar keayuan mu terpancar dek kerana lemah gemalainya perilaku, biar kebijaksanaan mu terpampang oleh tingginya ilmu mu. Jangan sesaat pun kau lupa setianya masyitah pada Tuhannya, agungnya kasih khadijah kepada agamanya dan perjuangan srikandi srikandi agama terdahulu. Jadikan agama mu sebagai tunjang yang memperkasakan akidah mu, biar kesabaranmu manjadi benteng perjuanganmu dan lebarkan iman mu dengan sejuta lapis sifat mahmuda. Jadilah kita wanita paling bahagia.
Rabu, 22 Jun 2011
WANITA YANG INDAH
Selasa, 21 Jun 2011
♥ 8 PeNgErTiAn CiNtA mEnuRut Al-QurAn ♥
Menurut hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’an katsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai’an fa huwa `abduhu). Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga : (1) lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, (2) lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, dan (3) lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri. Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Alloh SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Alloh SWT, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.
Dalam Qur’an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:
1. Cinta Mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.
2. Cinta Rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham , yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.
3. Cinta Mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.
4. Cinta Syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.
5. Cinta Ra’fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2).
6. Cinta Shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin (Q/12:33)
7. Cinta Syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur’an tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur’an. Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma’tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa’ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa il tihab naruha fi qalb al muhibbi
8. Cinta Kulfah, yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)
Dalam Qur’an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:
1. Cinta Mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.
2. Cinta Rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham , yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.
3. Cinta Mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.
4. Cinta Syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.
5. Cinta Ra’fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2).
6. Cinta Shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin (Q/12:33)
7. Cinta Syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur’an tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur’an. Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma’tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa’ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa il tihab naruha fi qalb al muhibbi
8. Cinta Kulfah, yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)
Khamis, 16 Jun 2011
AdAb mEmOtOnG KuKu dLm IsLaM
AHLAN WA SAHLAN
Hr ni nur nk kongsi dgn anda smua adab2 memotong kuku dlm Islam. Memotong kuku juga ad adabnya yg parlu kita ikuti.
BAHAGIAN KUKU TANGAN
1. Dimulai dari jari telunjuk tngan kanan, kemudian jari tengah, jari manis, jari kelingking berikutnya baharulah ibu jari tangan kanan.
2. Seterusnya kelingking tangan kiri, jari manis kemudian jari tengah setelah itu jari telunjuk dan akhirnya ibu jari tangan kiri.
BAHAGIAN KUKU KAKI
Dimulai dari kelingking kaki kanan dan seterusnya mengikut tertib jari sehinggalah kelingking kaki kiri
(cara atau kaifatnya memotong kuku kaki mengikut yg dilakukan oleh IBNUR RIF’AH)
HARI-HARI YG DISUNATKAN MEMOTONG KUKU
Terdapat dlm sebuah hadis Nabi Muhammad SAW bersabda yg bermaksud:-
“barangsiapa memotong atau mengerat kuku pada :
HARI SABTU – Mempusakai penyakit akilah (yg disebabkn bnyk mkn)
HARI AHAD – Hilang berkah
HARI ISNIN – Mempusakai ‘alim Fadhil (org yg brilmu dan mempunyai kelebihan)
HARI SELASA – Mempusakai kebinasaan
HARI RABU – Mempusakai jahat perangai
HARI KHAMIS – Mempusakai kaya
HARI JUMAAT – Mempusakai ilmu dan lemah lembut.
MARILAH KITA SAMA2 AMALKAN ADAB MEMOTONG KUKU DLM KEHIDUPAN KITA…
SHUKRAN JAZILAN
Selasa, 14 Jun 2011
sama2 lah kita mengamalkannya
DOA SEMPENA MENGHADAPI PEPERIKSAAN
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِاَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ , وَالعَاقِبَة لِلْمُتَّقِيْنَ وَالصَّلاَة ُوَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
Allahumma Antal ‘Azizul Jalil,Sesungguhnya kami pada pagi ini, ingin merafa’kan kesyukuran dan pujian terhadap Mu, atas kurniaan Mu yang tidak ternilai.
Allahumma Ya Rafi’a al Darajaat, Wa Ya Qadhiaal Hajat,
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahawa kami akan menduduki peperiksaan yang menentukan kejayaan dalam medan perjuangan kami. Kami menyedari bahawa segala usaha yang kami lakukan adalah di bawah kekuasaan dan iradatmu jua.
Justeru… kami pohon padaMu berikanlah taufik dan hidayahMu. Kuatkanlah ingatan dan janganlah engkau lupakannya. Lapangkanlah dada kami dan janganlah engkau sempitkannya. Permudahkanlah segala urusan kami dan janganlah engkau persulitkan..
Allahumma Ya Rahman Ya Rahim,
Hanya padaMu kami mohon. Kurniakanlah kejayaan kepada kami dengan ketinggian dan kecemerlangan. Jadikanlah kami golongan hambaMu yang mendapat kemuliaanMu dunia dan akhirat. Panjangkanlah usia kami dengan amalan taat kepadaMu dan suka berbakti kepada agamaMu serta berjasa kepada bangsa dan negara.
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا ، وَتَفَرُّقَـَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقاً مَعْصُوْمًا ، وَلاَ تَجْعَلِ اللَّهُمَّ فِيْنَا وَلاَ مَعَنَا وَلاَ مَنْ يَتْبَعُنَا شَقِيًّا وَلاَ مَطْرُوْدًا وَلاَ مَحْرُوْمًا .اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ أَعْمَارِنَا ءَاخِرُهُ وَخَيْرَ أَعْمَالِنَا خَوَاتِمُهُ وَخَيْرَ أيَّامِنَا يَوْمَ ألْقَاكَ فِيْهِاللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قـُلُوْبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَاإنَّكَ رَءُوْفٌ رَحِيْمٌرَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَة ً وَفِي الأخِرَةِ حَسَنَة ًوَقِنَا عَذَابَ النَّار ِوَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، وَالْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ
DOA SEMPENAMENGHADAPI PEPERIKSAAN AWAM (2)
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِاَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, وَالصَّلاَة ُوَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim,
Terangilah hati kami dengan cahaya petunjuk-Mu sebagaimana Engkau menerangi bumi dengan matahari-Mu selama-lamanya
Ya Allah , Ya Hakim Ya Halim,
Kami pertaruhkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, maka kembalikanlah semula kepada kami jika kami memerlukannya dan janganlah Engkau buat kami melupainya
Ya Allah Ya Ghaffar ,
Ampunkanlah dosa kami, dosa kedua ibu bapa kami, dosa guru-guru kami dan seluruh umat Islam, lengkapkanlah budi pekerti kami, sempurnakanlah usaha kami, puaskanlah hati kami terhadap rezeki pemberian-Mu dan jangan biarkan hati kami terpedaya oleh apa yang Engkau hindarkan daripada kami.Ya Allah ,Sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami rahsiakan dan yang kami nyatakan,Semoga Engkau terima keuzuran kami,Engkau mengetahui hajat kami,Semoga Engkau kabulkan permohonan kami,Engkau mengetahui dosa yang ada dalam diri kami,justeru itu kami mohon keampunan-Mu Ya Ghaffar,
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحُزْنَ إِنْ شِئْتَ سَهْلاًرَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَرَبَّنَا آتِنَا ِفي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَِفي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَـمِيْنَ
Allahumma Antal ‘Azizul Jalil,Sesungguhnya kami pada pagi ini, ingin merafa’kan kesyukuran dan pujian terhadap Mu, atas kurniaan Mu yang tidak ternilai.
Allahumma Ya Rafi’a al Darajaat, Wa Ya Qadhiaal Hajat,
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahawa kami akan menduduki peperiksaan yang menentukan kejayaan dalam medan perjuangan kami. Kami menyedari bahawa segala usaha yang kami lakukan adalah di bawah kekuasaan dan iradatmu jua.
Justeru… kami pohon padaMu berikanlah taufik dan hidayahMu. Kuatkanlah ingatan dan janganlah engkau lupakannya. Lapangkanlah dada kami dan janganlah engkau sempitkannya. Permudahkanlah segala urusan kami dan janganlah engkau persulitkan..
Allahumma Ya Rahman Ya Rahim,
Hanya padaMu kami mohon. Kurniakanlah kejayaan kepada kami dengan ketinggian dan kecemerlangan. Jadikanlah kami golongan hambaMu yang mendapat kemuliaanMu dunia dan akhirat. Panjangkanlah usia kami dengan amalan taat kepadaMu dan suka berbakti kepada agamaMu serta berjasa kepada bangsa dan negara.
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعًا مَرْحُوْمًا ، وَتَفَرُّقَـَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقاً مَعْصُوْمًا ، وَلاَ تَجْعَلِ اللَّهُمَّ فِيْنَا وَلاَ مَعَنَا وَلاَ مَنْ يَتْبَعُنَا شَقِيًّا وَلاَ مَطْرُوْدًا وَلاَ مَحْرُوْمًا .اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ أَعْمَارِنَا ءَاخِرُهُ وَخَيْرَ أَعْمَالِنَا خَوَاتِمُهُ وَخَيْرَ أيَّامِنَا يَوْمَ ألْقَاكَ فِيْهِاللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِالإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قـُلُوْبِنَا غِلاًّ لِلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَاإنَّكَ رَءُوْفٌ رَحِيْمٌرَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَة ً وَفِي الأخِرَةِ حَسَنَة ًوَقِنَا عَذَابَ النَّار ِوَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ ، وَالْحَمْدُلِلَّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ
DOA SEMPENAMENGHADAPI PEPERIKSAAN AWAM (2)
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِاَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ, وَالصَّلاَة ُوَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim,
Terangilah hati kami dengan cahaya petunjuk-Mu sebagaimana Engkau menerangi bumi dengan matahari-Mu selama-lamanya
Ya Allah , Ya Hakim Ya Halim,
Kami pertaruhkan kepada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami, maka kembalikanlah semula kepada kami jika kami memerlukannya dan janganlah Engkau buat kami melupainya
Ya Allah Ya Ghaffar ,
Ampunkanlah dosa kami, dosa kedua ibu bapa kami, dosa guru-guru kami dan seluruh umat Islam, lengkapkanlah budi pekerti kami, sempurnakanlah usaha kami, puaskanlah hati kami terhadap rezeki pemberian-Mu dan jangan biarkan hati kami terpedaya oleh apa yang Engkau hindarkan daripada kami.Ya Allah ,Sesungguhnya Engkau mengetahui apa yang kami rahsiakan dan yang kami nyatakan,Semoga Engkau terima keuzuran kami,Engkau mengetahui hajat kami,Semoga Engkau kabulkan permohonan kami,Engkau mengetahui dosa yang ada dalam diri kami,justeru itu kami mohon keampunan-Mu Ya Ghaffar,
اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحُزْنَ إِنْ شِئْتَ سَهْلاًرَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَرَبَّنَا آتِنَا ِفي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَِفي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ وصلى الله على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَـمِيْنَ
Isnin, 13 Jun 2011
♥♥♥SahAbaT♥♥♥
Sahabat,
Hidup ini umpama sebuah lautan yang kita sendiri pun kekadang tak sedar akan bahaya yang berada di sekeliling kita. Keimanan dan penggantung harapan kepada Allah lah yang akan menjadi penyelamat kita di kala berada di tengah-tengah lautan kehidupan agar kita tidak tenggelam dan lemas. Persiapkanlah bahtera ketaqwaan dan layar kesabaran. Hati ibarat nakhoda yang mengawal hala tuju kita. Jika bersih hati maka selamatlah kita, jika kotor hati, maka binasalah kita.
Sahabat,
Allah kurniakan 'cinta' dan 'rindu' pada hati kita. Ke mana kita bawa cinta dan rindu itu? Barang siapa yang cinta dan rindu sesuatupun dari isi dunia, maka insan itu telah tertipu dengan dunia yang membawanya jauh dari Allah. Barangsiapa yang cinta dan rindu kepada Allah dan berusaha di dunia untuk mencari bekalan akhirat, maka dunia akan mengejarnya.
Sahabat,
Allah selalu rindukan kita. Setiap detik dia memanggil nama kita agar selalu mangingatiNya... tetapi ramai di antara kita yang berpaling dariNya. Maka Alah datangkan musibah pada kita bukan kerana benci kepada kita tetapi kerana sayang dan rindu kepada kita, agar kita segera bertaubat dan mengingatiNya.
Sahabat,
Marilah kita sama-sama berdoa, moga Allah suburkan cinta kita kepadaNya, Allah suburkan cinta kita kepada Nabi Muhammad saw, dan Allah suburkan cinta kita kepada Islam. Semoga persahabatan kita semua merupakan persahabatan yang berlandaskan iman dan kerana cinta kepadaNya. Sesungguhnya tidak sempurna iman seseorang islam itu sehingga dia mengasihi saudaranya sebagaimana dia mengasihi dirinya sendiri. Dua orang sahabat yang bertemu dan berpisah kerana Allah akan mendapat perlindungan di bawah arasy Allah di padang mahsyar kelak.
Hidup ini umpama sebuah lautan yang kita sendiri pun kekadang tak sedar akan bahaya yang berada di sekeliling kita. Keimanan dan penggantung harapan kepada Allah lah yang akan menjadi penyelamat kita di kala berada di tengah-tengah lautan kehidupan agar kita tidak tenggelam dan lemas. Persiapkanlah bahtera ketaqwaan dan layar kesabaran. Hati ibarat nakhoda yang mengawal hala tuju kita. Jika bersih hati maka selamatlah kita, jika kotor hati, maka binasalah kita.
Sahabat,
Allah kurniakan 'cinta' dan 'rindu' pada hati kita. Ke mana kita bawa cinta dan rindu itu? Barang siapa yang cinta dan rindu sesuatupun dari isi dunia, maka insan itu telah tertipu dengan dunia yang membawanya jauh dari Allah. Barangsiapa yang cinta dan rindu kepada Allah dan berusaha di dunia untuk mencari bekalan akhirat, maka dunia akan mengejarnya.
Sahabat,
Allah selalu rindukan kita. Setiap detik dia memanggil nama kita agar selalu mangingatiNya... tetapi ramai di antara kita yang berpaling dariNya. Maka Alah datangkan musibah pada kita bukan kerana benci kepada kita tetapi kerana sayang dan rindu kepada kita, agar kita segera bertaubat dan mengingatiNya.
Sahabat,
Marilah kita sama-sama berdoa, moga Allah suburkan cinta kita kepadaNya, Allah suburkan cinta kita kepada Nabi Muhammad saw, dan Allah suburkan cinta kita kepada Islam. Semoga persahabatan kita semua merupakan persahabatan yang berlandaskan iman dan kerana cinta kepadaNya. Sesungguhnya tidak sempurna iman seseorang islam itu sehingga dia mengasihi saudaranya sebagaimana dia mengasihi dirinya sendiri. Dua orang sahabat yang bertemu dan berpisah kerana Allah akan mendapat perlindungan di bawah arasy Allah di padang mahsyar kelak.
Ahad, 12 Jun 2011
2 hari ke penang(sehari dgn family n sehari dgn adk2 BAKUN)
AHLAN WA SAHLAN
8 n 9 hb hr 2 nur bjln sje2..8 hb dgn family ke penang smpai ptang..lpas 2 mak n ayh hntr nur ke prog besma2 adk2 BAKUN di MAAHAD TAHFIZ IBNU SINA..di sna nur prlu mnjga mrka smua..lbih kurng jadi fasilator mereka..nur sukarelawan BAKUN..so kna dmn mreka wat prog..
9hb lak lpas hbs prog di Maahad trsbut p.ngah iaitu pngss BAKUN bw p jln2 di penang..fuhh 2 hr ke penang...seronok gak la..hehe..
semasa di sn rombngn nur dbw mkn di sbuah rstorn di penang..mereka smua brsyukur sgt2 sbb boss restorn trsbut x ambl byrn lngsung dr p.ngah ktnya dia wat knduri..yg plng mmbnggkn mereka smua mndpt seorg 10 rgt..Alhamdulillah..smoga Allah membrkati khdupn org trsbut..
ini lah kngn nur dgn adk2 BAKUN yg x leh lupa..
wlaupn dh brlalu beberpa hr tp hr ni bru smpat nur update dlm blog ni..
ap2 pun smpai di sini dlu cerita nur...
SHUKRAN JAZILAN
al Quran, manusia dan perjalanan hidup
semasa zaman kanak-kanak engkau seperti teman sejati. bersama air wuduk, engkau sentuhku dalam keadaan suci. engkau junjungku, engkau pelajari dengan khusyuk, setelah engkau ciumku dengan mesra.
kini di usia remajamu, engkau tidak lagi berminat padaku. apakah aku bacaan usang yang hanya tinggal sejarah? jika dulu aku kau baca beramai-ramai bersama teman-temanmu di masjid atau bersama keluarga di rumah, tetapi kini komputer, television, radio, dan novel pula menjadi temanmu. SMS jadi kegilaanmu. sedangkan aku berisi kalimah-kalimah yang datang dari Allah SWT engkau campakkan, engkau abaikan, engkau lupakan.
sewaktu memulakan langkahmu, engkau lupa membaca pembuka surahku (Bismillah) tetapi sabaliknya engkau asyik mangalunkan irama lagu yang tidak pasti maksudnya dan ketahuilah bahawa ketenangan yang engkau rasakan ketika mengalunkan irama itu hanyalah sementara..., jika dibandingkan dengan ketenangan yang akan engkau peroleh ketika mengalunkan kalimah-kalimah di dalamku..sekarang, engkau lebih gemar mengisi masa lapangmu bersama rakan-rakan, radio,novel, television, dan sebagainya berbanding denganku...
setiap saat masa berlalu. perjalanan hidupmu semakin sampai ke penghujungnya. Izrail sentiasa bersedia mengetuk pintu rumahmu. tetapi bilakah akan engkau alunkan kalimah-kalimahku? tidakkah engkau mahu aku menerangi dan membelamu di pusara kelak?
sentuhlah aku, bacalah aku, pelajarilah ilmu yang ada padaku sebagaimana zaman kanak-kanakmu. seandainya engkau masih dengan sikapmu itu, maka butalah hati kerana hanya akulah penyuluh hidupmu dunia dan akhirat. semoga Allah memeberkati kita semua.....Amin Yarabbul-A'lamin
kini di usia remajamu, engkau tidak lagi berminat padaku. apakah aku bacaan usang yang hanya tinggal sejarah? jika dulu aku kau baca beramai-ramai bersama teman-temanmu di masjid atau bersama keluarga di rumah, tetapi kini komputer, television, radio, dan novel pula menjadi temanmu. SMS jadi kegilaanmu. sedangkan aku berisi kalimah-kalimah yang datang dari Allah SWT engkau campakkan, engkau abaikan, engkau lupakan.
sewaktu memulakan langkahmu, engkau lupa membaca pembuka surahku (Bismillah) tetapi sabaliknya engkau asyik mangalunkan irama lagu yang tidak pasti maksudnya dan ketahuilah bahawa ketenangan yang engkau rasakan ketika mengalunkan irama itu hanyalah sementara..., jika dibandingkan dengan ketenangan yang akan engkau peroleh ketika mengalunkan kalimah-kalimah di dalamku..sekarang, engkau lebih gemar mengisi masa lapangmu bersama rakan-rakan, radio,novel, television, dan sebagainya berbanding denganku...
setiap saat masa berlalu. perjalanan hidupmu semakin sampai ke penghujungnya. Izrail sentiasa bersedia mengetuk pintu rumahmu. tetapi bilakah akan engkau alunkan kalimah-kalimahku? tidakkah engkau mahu aku menerangi dan membelamu di pusara kelak?
sentuhlah aku, bacalah aku, pelajarilah ilmu yang ada padaku sebagaimana zaman kanak-kanakmu. seandainya engkau masih dengan sikapmu itu, maka butalah hati kerana hanya akulah penyuluh hidupmu dunia dan akhirat. semoga Allah memeberkati kita semua.....Amin Yarabbul-A'lamin
.
Langgan:
Ulasan (Atom)








